Jangan Terlalu Lama Diskusinya, Jika Ingin selamatkan DAS Ulu Salu?

Dinamika

MAKASSAR, lenterasulawesi.com – Ikrar Opu, n sangat militant jika bicara Latimojong. Dalam komunikasi dengan aktivis lingkungan di Makassar yang tergabung Peduli Krisis Ulu Salu, Opu minta segera terjun ke lapangan.

“Segera lakukan aksi nyata di lapangan. Galang kekuatan bersama rakyat korban, duduki basecamp Masmindo, sandera seluruh aset2nya, dan usir mereka pergi,” chatnya kepada Gajahmada Harding yang merupakan inisitor bersama Andi Noer Aliem Ketua Laskar Merah Putih Indonesia

Menurut Opu, momentumnya sekarang, jika ini lewat, krisis lingkungan dan krisis kemanusiaan akan semakin dahsyat terjadi disana. Kata aktivis yang telah hibahkan waktunya pada rehabilitasi Pantai Aceh pasca Tsunami tahun 2005.

Diskusi terkait dampak banjir dan kerusakan lingkungan di Kabupaten Luwu

 

Terkait  upaya melawan PT Masmindo Dwi Area, ia memang kurang sepaham jika ditempuh Class Action.  Dimintanya, pikirkan ulang untuk memilih langkah hukum  class cction.  Karena di Indonesia gerakan class  action  hanya  gerakan elitis yang  tidak/belum berdampak  apa-apa bagi penyelamatan lingkungan dan kemanusiaan.”

Dalam chat  selanjutnya, politisi Partai Demokrat, katakan bahwa sekali lagi yang  paling  mendesak dan momentumnya mendukung adalah aksi nyata dil apangan  bersama sebanyak-banyaknya rakyat untuk mengusir PT Masmindo dari UluSalu.

“Kalau tidak sekarang, kapan lagi,” kata dia yang sedang di Jakarta urus PHPU di Mahkamah Konstitusi.

Alumni Unhas ini memiliki alasan bahwa kenapa baru sekarang muncul kesadaran untuk tutup PT Masmindo dan mengusir dari Bumi Latimojong. Padahal  sejak 25 tahun lalu kehadiran Masmindo di Ulu Salu  telah  menunjukkan potensi  ancaman kerusakan lingkungan di sana.

Dia akui, banjir dan longsor sudah kerap terjadi, perubahan bentang alam yang massif di  Ulu Salu dan sekitarnya. “Ya. Banjir dan longsor semakin kerap terjadi akibat perubahan bentang alam yang massif disana” katanya semangat.

Upu tandaskan, yang mesti dilakukan sekarang adalah selamatkan Ulu Salu. Tuntut pertanggungjawaban Masmindo atas aktivitasnya merubah bentang alam Ulu Salu Latimojong.  Paling penting,  Pemerintah Kabupaten Luwu  harus  bertanggungjawab. Jangan hanya memungut uang receh dari Masmindo.

(GM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *