Ketua Forum LKSA Kota Makassar Tepis Tudingan Anak Yatim Tidak Dapat Makan & Infaq Saat Buka Puasa Bersama Pemkot Makassar

Dinamika

MAKASSSAR, lenterasulawesi.com – Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kota Makassar, Kamaluddin Kasim, S.Sos  membantah pernyataan mengenai anak Panti Asuhan saat buka Puasa Bersama Pemerintah Kota Makassar, Jumat (22/01/2024)  kemarin, yang tidak dapat jatah makanan hingga infaq yang dimuat di salah satu media online (OL).

Kamaluddin Kasim sebagai Ketua Forum LKSA Kota Makassar mengklarifikasi, dalam siaran persnya, Sabtu (23/01/2024), katakan pernyataan tersebut  tidak benar adanya dan tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

“Di berita itu mengatakan, ada nasi yang basi, bahkan ada anak panti yang pingsan. Setelah saya telusuri dan dalami, kami tidak menemukan hal seperti  itu. Tidak ada yang melaporkan ke kami seperti yang dimuat media tersebut,” ungkap Kamaluddin.

Buka Puasa Bersama Pemerintah Kota Makassar dengan anak Panti Asuhan, Jumat (22/01/2024) di Anjungan City of Makassar

 

Menurutnya memang ada beberapa LKSA  Panti yang tidak mendapatkan amplop maupun makanan disebabkan karena mereka terlambat datang. Namun hal tersebut  telah clear. “Itu karena kami sendiri  bersama Pak Kabag Kesra dan Ibu Kabid Dayasos  yang mengumpulkan mereka dan memberikan pemahaman bahwa mereka akan tetap mendapatkan itu, toh kami juga menghimbau di grup kami bahwa para LKSA Panti sudah ada di anjungan pukul 4 sore namun masih ada yang terlambat,” tadas Kamaluddin lagi.

Menurut Kamaluddin pula, pihaknya sangat menyayangkan di bulan suci Ramadhan ini ada berita yang tidak benar dan sesuai fakta di lapangan. Menurutnya berita tersebut terlalu tendensius dan menjatuhkan orang karena, padahal pihaknya bersama Kabid dan stafnya berkolaborasi dan bekerja sama cukup baik dengan pihak penyelenggara yakni Bagian Kesra Pemkot.

Kamaluddin juga paparkan bahwa sudah disepakati dalam petunjuk teknis pelaksanaan buka puasa bersama pada point 5, amplop diserahkan langsung oleh ASN yang bersangkutan kepada kaum dhuafa ketika Bapak Walikota menyerahkan kepada perwakilan kaum Dhuafa secara simbolik. Point 10, Dinas Sosial bertugas memobilisasi semua anak panti beserta pengurusnya untuk hadir di acara buka puasa sekaligus bertugas menyiapkan tempat duduk menunggu buka puasa semua anak panti asuhan beserta pengurusnya di Anjungan City of Makassar.

“Atas dasar petunjuk itu saya heran kok kenapa bidang dayasos dan bagian kesra yang dikucilkan padahal mereka sangat pro aktif berkomunikasi dengan kami dalam kegiatan tersebut,” tutupnya.

( LS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *